Rabu, 05 Juli 2000

Krisdayanti Melahirkan Karena Stres, Operasi Caesar

KRISDAYANTI MELAHIRKAN
KARENA STRES, OPERASI CAESAR
 
PASANGAN Krisdayanti-Anang Hermansyah punya momongan lagi. Pada Selasa (27/6), Yanti demikian Krisdayanti biasa disapa melahirkan bayi laki-laki yang diberi nama Azriel Akbar Hermansyah, lewat bedah caesar di RS Pondok Indah, Jakarta Selatan.

SEBUAH kamar VIP penuh cenderamata dan karangan bunga. Ibu Yanti, Ny Rachma Widodiningsih, Rabu (28/6) siang, menggen-dong Azriel. Anak kedua Yanti ini berarti cucu laki-laki per-tama. ''Kelahiran Azriel merupakan berkah buat keluarga kami,'' katanya.

Sehari pascapersalinan, Yanti terlihat segar kembali. Operasi caesar jelas melelahkannya. Karena itu, kata Ny Rachma, pada Selasa Yanti tak bisa menerima tamu, khususnya wartawan. ''Dia tidak tidur sa-masekali dan menahan rasa sakit akibat operasi,'' imbuh Ny Rochma yang menunggui pro-ses persalinan Yanti bersama kakak Yanti, Yuni Shara.

Sang ayah, Anang, terlihat sumringah saat berpose bersama anak mungilnya. ''Nama Azriel itu pilihan Yanti, yang berarti berkah dari Allah. Akbar, aku yang beri, biar nantinya dia bisa jadi orang besar,'' kata Anang menjelaskan arti nama anaknya. Kalau Azriel besar nanti, Anang tidak mengharuskan anaknya menjadi musisi seperti kedua orangtuanya. Terserah dia mau jadi apa. Yang penting, katanya, tak nyusahin orang.

Persalinan Yanti dimulai pada Senin (26/6) sore. Pada pukul 15.00 WIB, ditemani ibunya, Yanti berniat check-up. Ia diperiksa dr Azen Salim, yang juga menangani persalinan anak pertamanya, Aurel. Kata si dokter, ia mesti siap melahirkan. Ia disarankan untuk banyak berjalan agar memper-cepat persalinan. Sore itu ia masih berjalan-jalan di Mal Pondok Indah bersama keluarga. Pada pukul 18.00 WIB ia diperiksa kembali. Ternyata, sudah bukaan satu dan dinyatakan stabil untuk melahirkan secara normal.

Ketika diperiksa lagi pada pukul 21.00 WIB, ia mengalami hipertensi (tekanan darah tinggi) yang cukup mengkhawa-tirkan. Hipertensinya mencapai 140, padahal kontraksi sudah berjarak sangat dekat. Ini bikin dr Azen tak mau mengambil risiko. Demi keselamatan ibu dan jabang bayi diputuskan, persalinan Yanti mesti dengan bedah caesar.

Akhirnya pada Selasa, pukul 00.10 WIB lahirlah si buah hati, dengan bobot 2,82 kg dan panjang 47 cm.

LAGU KOES PLUS
Persalinan via operasi ini sebetulnya tak dikehendaki Yanti-Anang. Seperti halnya Aurel, diharapkan melahirkan secara normal. ''Sebetulnya aku sangat mengharapkan Yanti melahirkan dengan normal. Tapi keputusan dr Azen menyatakan bahwa persalinannya harus melalui operasi caesar dan tidak bisa ditawar lagi,'' jelas Anang. Keputusan dokter itu sempat membuat Yanti menangis, apalagi operasi diperkirakan akan dilaksanakan dini hari. Beberapa saat se-belum menjalani operasi Yanti sempat melaksanakan serangkaian pemeriksaan, hingga dinyatakan siap operasi.

Selama operasi dokter memperbolehkan Anang mendam-pingi Yanti. Padahal, biasanya peraturan di RSPI tidak mem-perbolehkan suami masuk ke ruang operasi selama persalinan berlangsung. Ini merupakan pengecualian, karena Anang dan Yanti sudah lama mengenal dr Azen. Yanti dibius lokal, dan Anang bertugas membuat istrinya tetap terjaga. ''Gue nggak berani dibius total, takut ada sampingannya. Dibius lokal aja ngerasa tangan kaki gue kaku banget dan kepala terasa fly. Gue serasa mau dijemput!'' kata Yanti sambil meluruskan posisi duduknya. ''Kalau lagi gini semua rasanya sakit, apalagi bekas jahitannya. Lebih enak kalo persalinan biasa, balik normalnya cepet,'' tambahnya.

Yanti mengakui, proses persalinannya yang kedua ini me-mang membuatnya stres. Kare-na alasan itu pula dokter me-mutuskan untuk melakukan be-dah. Anak dalam kandung-annya sempat dinyatakan sung-sang sewaktu usia kandung-annya tujuh bulan. Apalagi, semenjak kandungannya me-nginjak usia sembilan bulan, ia sulit tidur. Baru menjelang subuh ia bisa terlelap. Malahan dua hari menjelang persalinan ia tak tidur samasekali. Untungnya persalinan berjalan dengan lancar. Agar Yanti tidak stres, tim medis menawarkan untuk memasang lagu selama operasi berlangsung. ''Kebetulan yang dibawa Anang itu kaset Koes Plus. Jadilah gue dengerin lagu-lagu mereka,'' kenang Yanti sambil tertawa geli.

Beda dengan persalinan Aurel, kali ini Anang merasa tidak begitu tegang. ''Aku sih biasa saja. Malah lebih dramatis melihat proses kelahiran anakku yang pertama,'' kenangnya. Kali ini, ia juga tak sempat merekam proses kelahiran Azriel. Maklum, memang tak sem-pat mempersiapkan perangkat-nya. Lagi pula, karena operasi, memang tak diizinkan.

Yang sempat dipersiapkan, ya aneka peralatan bayi dan kamar yang nuansanya khas laki-laki sesuai dengan hasil USG.

NETEKI SENDIRI
Pasangan yang sedang berbahagia ini kini tengah mem-persiapkan album duet mereka yang akan diluncurkan pada November nanti. Direncanakan album duet ini berisi sekitar 10 lagu. Lebih dari setengahnya sudah direkam. Menurut Anang, album ini bukan khusus dibuat untuk menyambut ke-lahiran Azriel walaupun ada beberapa lagu yang dibuat khu-sus untuknya.

Perusahaan Warner Musik Indonesia akan memproduk-sinya. Perusahaan itu memang mengontrak mereka untuk enam album selama lima tahun hingga tahun 2002 nanti. Kela-hiran Azriel tak membuat pro-yek album duet ini ditunda. Malahan, Anang juga beren-cana menggarap solo albumnya di tahun depan. ''Setelah me-luncurkan album duet kami,'' ujarnya.

Yanti juga segera dihadang ''tugas''. Ia mesti melanjutkan promosi album solonya. Mana-jer pribadinya, Shelby, yang akan mengatur aneka jadwal kegiatannya sebagai penyanyi dan artis sinetron. ''Dia (Kris-dayanti) bakal mulai manggung lagi pada Agustus nanti. Dimu-lai dengan show di sebuah kafe Jakarta lalu show promosi al-bumnya ke Australia dan Singa-pura,'' jelas Shelby sambil ikut sibuk mengurusi Azriel yang sedang buang air. ''Asalkan kemauan gue keras, pasti bakal cepet sehat dan bisa show lagi,'' sahut Yanti optimis.

Tentu saja, ia tidak melu-pakan kewajibannya mengurus Azriel. Malah, ia belum punya rencana memakai jasa baby-sitter. Merasa sudah berpenga-laman mengurus Aurel, ia tak berminat mengikuti kursus cara mengasuh bayi di RSPI. ''Ka-rena Azriel istimewa (anak dan cucu laki-laki pertama di ke-luarga Yanti, Red), gue mau cuti buat ngurusin dan nyusuin dia sendiri,'' ujarnya sambil menimang Azriel. Meski Azriel istimewa, Anang tak akan memperlakukannya secara khusus. Baginya, Aurel atau Azriel sama saja.

Untuk sementara, Anang mau istrinya ber-KB-ria walaupun sebetulnya menging-inkan anak ketiga. Yanti tak keberatan. ''Gue sih mau aja punya anak lagi. Tapi, mungkin lima tahun lagi deh. Kan pas umur gue 30 nanti,'' kata Yanti.

Pasangan ini secara tegas membantah gosip yang menyebutkan, mereka bakal bercerai setelah Yanti melahirkan. ''Nggak ada masalah tuh dengan perkawinan kami. Justru bagi gue masa yang paling membahagiakan adalah detik ini. Gue malah belum denger gosip seperti itu!'' tandas Yanti.

Amanda Andono, Pipin Talisah 

Sumber: Tabloid Citra, Edisi 534, Periode 3-9 Juli 2000
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar